

Upacara Bendera yang dipimpin oleh perwakilan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, Bapak Jamaluddin Maruf, S.Farm., Apt,
Hari Senin, 11 Desember 2023, suasana di SMA Negeri 6 Semarang begitu hening ketika para siswa berkumpul di lapangan untuk pelaksanaan upacara bendera. Pagi itu, upacara tersebut memiliki makna khusus, karena pembina upacara kali ini adalah Bapak Jamaluddin Maruf, S.Farm., Apt, perwakilan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah. Sejak pagi, bendera Merah Putih berkibar dengan gagahnya di tengah lapangan, menyala oleh semangat dan tekad untuk memerangi ancaman narkoba. Bapak Jamaluddin, seorang yang berdedikasi tinggi dalam upaya pemberantasan narkoba, tampil di depan para siswa dengan seragam BNN yang menunjukkan keberanian dan keuletannya dalam memerangi peredaran narkoba. Dengan penuh semangat, Bapak Jamaluddin membuka upacara dengan kata sambutannya yang menggugah kesadaran. Ia menyampaikan bahaya narkoba yang merusak generasi muda, merampas masa depan, dan merusak tatanan sosial. Dengan penuh keterusterangan, Bapak Jamal menjelaskan dampak negatif narkoba tidak hanya bagi individu yang menggunakannya, tetapi juga bagi keluarga, teman, dan masyarakat luas. Sambil menunjukkan data dan fakta terkini tentang peredaran narkoba di sekitar kota Semarang, Bapak Jamaluddin menjelaskan tentang peran penting setiap individu dalam mencegah dan memberantas narkoba. Beliau menekankan bahwa melibatkan seluruh komponen masyarakat, terutama generasi muda, adalah kunci utama untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba. Seluruh siswa dan guru yang hadir menjadi saksi komitmen bersama untuk menolak narkoba. Bapak Jamaluddin membangun kesadaran tentang perlunya rehabilitasi bagi mereka yang terjerat narkoba dan pentingnya melaporkan tindakan pidana narkoba untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat. Upacara hari itu tidak hanya menjadi seremoni formal, tetapi juga momen penyadaran akan tanggung jawab bersama untuk melindungi masa depan generasi. Bapak Jamaluddin berharap bahwa setelah upacara tersebut, semangat untuk menolak narkoba dan mendukung program rehabilitasi akan terus tumbuh di hati setiap siswa dan masyarakat SMA Negeri 6 Semarang.
